Arti Sahabat

Posted by Leila Husna On Kamis, 02 September 2010 0 komentar

Ketika ditanya apa itu sahabat, kebanyakan dari mereka akan menjawab : sahabat adalah orang yang selalu ada saat kita suka maupun duka. Ya, itu benar, tapi menurutku masih ada arti sahabat yang lebih luas dari itu.

Sahabat adalah orang yang berkata "ya" jika memang iya, dan berkata "tidak" jika memang tidak.
Kadang ada orang yang mengaku bersahabat, tapi dia justru bermuka dua di depan sahabatnya. Di depan dia mengiyakan, tapi di belakang dia membicarakan alias ngrasani. Ya, sahabat sejati tidak mungkin membicarakan kejelekan kawannya di depan orang lain, justru dia menutupi kejelekannya dan menjaga rahasianya.

Sahabat sejati juga tak mengenal perbedaan.
Kadang ada orang yang mengaku bersahabat, tapi mereka hanya mau bersahabat dengan orang-orang yang selevel dengan mereka. Ya, mereka bukan sahabat yang tulus, karena mereka memanfaatkan persahabatan mereka hanya untuk ketularan tenar atau eksis. Hingga terkadang diantara mereka bersaing diam-diam untuk mendapat posisi terpopuler.

Sahabat sejati juga bukan hanya orang yang mau tertawa saat candaan kita lucu, tapi juga mau tertawa saat candaan kita garing.
Ya, mereka tak mau melihat kawannya malu di depan umum atau nggonduk hanya karena leluconnya garing. Sahabat sejati selalu menghargai perasaan kawannya.

Sahabat sejati juga orang yang rela menangis demi melihat kawannya tersenyum.
Ya, sahabat sejati tak pernah egois. Mereka mau berkorban apapun termasuk berkorban perasaan (seperti dalam hal orang yang disuka) demi melihat kawannya bahagia.

Sahabat sejati selalu berbagi, tanpa pamrih.
Sahabat sejati tak pernah perhitungan dengan kawannya.

Sahabat sejati tak pernah membiarkan temannya melenceng, tapi juga tak pernah menjatuhkan temannya secara langsung. Dia tuntun kawannya ke arah yang benar tapi tetap menjaga perasaan kawannya.
Sahabat sejati tak akan pernah menyesatkan kawannya. Ketika kawannya salah, ia akan mengingatkannya dengan cara yang halus, bukan dengan cara yang menyakiti perasaan kawannya.

Dan seperti itulah sahabat sejati di mataku. Begitu indah, begitu berharga.
Mungkin kamu akan suwung jika ditinggal pacarmu, tapi kamu akan lebih sangat suwung ketika ditinggal sahabatmu.

0 komentar:

Poskan Komentar