Diam

Posted by Leila Husna On Senin, 16 Mei 2011 0 komentar

Ketika orang yang kamu sukai mendiamkanmu itu menyakitkan. Tapi ketika teman baikmu mendiamkanmu itu jauh lebih menyakitkan.

Terlalu pengecut jika aku menulisnya disini. Tapi nyaliku lebih ciyut jika harus memulai. Hei temanku yang pandai berkata-kata, ajari aku memulai pembicaraan. Satu kata saja.

Hei, aku lelah bersikap tegar, aku lelah bersikap seolah-olah tidak ada apapun yang terjadi, aku juga lelah berpura-pura senyum, apalagi tertawa. Oke, aku bodoh jika memaksa diri tetap terlihat ceria di mata mereka, tapi plis, aku harus gimana? Aku harus memelas? memohon? meminta? mengemis? Oke maaf jika caraku untuk menyenangkanmu itu salah. Tapi apa iya nggak ada satu hal pun yang berkesan? paling nggak selama setahun ini? Masa iya nggak ada? Berhentilah membuat saya galau T.T

Aku berharap aku cuma dikerjain, sampai harinya nanti, entah itu kapan, kamu datang dan mengatakan "surprise!" . Kalopun begitu, itu melegakan :')

Semoga kamu masih sudi membaca tulisan saya :)

God, kembalikan teman saya yang aneh dan menyebalkan :')

0 komentar:

Poskan Komentar