Batas

Posted by Leila Husna On Rabu, 16 Februari 2011 0 komentar

(Untuk seseorang disana yang sedang ter"jatuh")

Aku bukan mereka
orang-orang yang dengan mudah membuka pintu
Aku juga bukan mereka
orang-orang yang dengan mudah terjerat pikat
Aku pun bukan mereka
orang-orang yang dengan mudah nyatakan ikat

Kamu tidak pernah mengetuk
tapi pintu ini terbuka
entah sejak kapan
tapi aku tahu pintu ini terbuka

Kamu juga tidak pernah menjerat
tapi hati ini terpikat
entah sejak kapan
tapi aku tahu hati ini terpikat

Kamu pun tak pernah mengikat
tapi jari ini berharap diikat
entah sejak kapan
tapi aku tahu aku ingin diikat

dan kamu...
aku tidak pernah bisa mendefinisikan semua tingkahmu
semua tingkah yang kau tunjukkan padaku
yang aku kira spesial
namun ternyata dengan yang lain kau pun begitu

dia...
aku tahu dia satu rasa denganku
menyukaimu, jelas terlihat dari matanya
matanya...
aku benci matanya saat menatapmu

Kamu tahu?
Aku muak melihatnya mendekatimu
seakan tak memberi waktu untukku menghabiskan waktu denganmu
kamu tahu bagaimana dia memonopolimu?
memaksamu mengikat matamu dalam matanya?

Kamu tahu?
Aku disini
di ujung
dengan ketidak pastian
menunggu
menunggu hingga dia selesei memonopolimu
menunggu hingga ada tawa yang  terlepaskan untukku
menunggu hingga ada saat seperti hari yang lalu, saat aku bisa dengan bebas memonopolimu

Kamu tahu?
kalau saja aku bisa mundur
mungkin aku mundur
tapi kamu tahu?
terlambat
aku sudah terlalu jauh memujamu

Dan kamu
orang yang aku puja..
mengertilah
ada batas dimana aku tidak bisa lagi menahan apa yang seharusnya tidak keluar

air mata..

0 komentar:

Poskan Komentar