Silogisme

Posted by Leila Husna On Rabu, 23 Maret 2011 0 komentar

Hari ini pelajaran bahasa Indonesia tentang silogisme, dan entah kenapa aku dan teman sebangku-ku si Nia Beta jadi terobsesi jadi silogister (pecinta silogisme wkwk) .

Sedikit pengantar, Silogisme adalah salah satu jenis penalaran deduksi. Dalam silogisme terdapat dua premis (premis umum dan premis khusus) dan satu simpulan, dengan rumus :
PU : Semua A = B     ("Semua" bisa diganti dengan "setiap")
PK :            C = A
S   :            C = B

Contoh :
PU : Semua profesor pandai
PK : Pak Bondet profesor
S : Pak Bondet pandai 

Nah disaat Bu Sri lagi sibuk nulis contoh di atas, tiba-tiba aku dapet inspirasi contoh lain:

1. PU : Setiap manusia pasti punya kesalahan
    PK : Nia Beta manusia
    S : Nia Beta pasti punya kesalahan
(terinspirasi dari lagunya Sherina : "Setiap manusia di dunia pasti punya kesalahan, tapi hanya yang pemberani yang mau mengakui...")

2. PU : Setiap manusia pasti pernah sakit hati
    PK : Nia Beta manusia
    S : Nia Beta pasti pernah sakit hati
  
    PU : Semua orang yang berjiwa kesatria mau memaafkan
    PK : Nia Beta tidak berjiwa kesatria
    S : Nia Beta tidak mau memaafkan
(terinspirasi dari lagu Sherina : "Setiap manusia di dunia pasti pernah sakit hati, hanya yang berjiwa kesatria yang mau memaafkan...")

3. PU : Semua rocker manusia
    PK : Yayas rocker
    S : Yayas manusia

    PU : Semua rocker punya rasa punya hati
    PK : Yayas rocker
    S : Yayas punya rasa punya hati
(terinspirasi dari lagu : "Rocker juga manusia, punya rasa punya hati, jangan samakan dengan pisau belati...")

Lagi enak-enak bikin silogisme, tiba-tiba terhenti gara-gara Bu Sri nyuruh salah satu maju. Deg-degan nih, gila aja daritadi aku bikin silogisme ngawur dan nggak mungkin aku tulis di papan tulis. Dan untungnya si Nia Alfa dengan paksaan teman-teman sukarela mau maju ke depan. Ini yang dia tulis :

PU : Semua orang yang berlesung pipit berwajah manis
PK : Nia berlesung pipit
S : Nia berwajah manis

Dan karena kenarsisan dirinya maka dia dihujat satu kelas dengan tuduhan "pembohongan publik" (karena Nia Alfa tidak punya lesung pipit) dan silogismenya dijuluki "silogisme hitam" wkwkwk. 

Saran dari Nia Beta untuk Nia Alfa : "Kenarsisan akan berujung pada hujatan!"

Dan mungkin karena Bu Sri kasihan sama Nia Alfa gara-gara satu kelas tak henti-hentinya menghujat Nia Alfa, maka Bu Sri pun membela dengan pernyataan "yang tidak terima berarti sirik" hahaha plis -____-


Dan sejak saat itu otak-ku serasa dimasuki silogisme, misal :
1. Seperti biasa kita berdebat dan kalo udah terjepit dan kalah telak pasti ujung-ujungnya keluarlah jurus silogisme "Semua manusia tidak sempurna. Saya manusia. Saya tidak sempurna"
2. Seperti biasa kalo lagi adu mulut pasti ada kata-kata "malu nggak sih blablabla" dan sekarang saya punya jawaban ala silogisme "Semua manusia punya malu. Saya manusia. Saya punya malu"
3. Nia Beta lagi nyanyi lagunya BCL "Semua cinta yang datang mendekat, ku menolak...." dan secara spontan otakku kerasukan silogisme dan langsung nyeplos "Semua orang yang memberikan cinta ke Nia ditolak oleh Nia. Dani memberikan cinta ke Nia. Dani ditolak oleh Nia"

dan masih banyak lagi.

Intinya :

PU : Semua yang ditulis di blog ini tidak mutu
PK : Postingan ini ditulis di blog ini
S : Postingan ini tidak mutu


Salam hormat,
Silogister muda :)

0 komentar:

Poskan Komentar